Minyak Adas untuk Obat Batuk

Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan Asia. Bisa dijadikan tanaman obat maupun tanaman bumbu. Banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa dan Jepang. Minyak adas berkasiat untuk obat.

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0
false

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Adas (Foeniculum vulgare Mill) adalah salah satu jenis tumbuhan yang hidup merumpun, memiliki ciri-ciri batang yang berwarna hijau kebiru-biruan, beralur, beruas, berlubang, bila memar akan mengeluarkan aroma wangi. Buahnya berbentuk lonjong ketika masih muda berwarna hijau setelah tua berwarna coklat agak hijau atau coklat agak kuning sampai sepenuhnya coklat. Buah adas masak mempunyai bau khas aromatik yang bila dicicipi rasanya relatif seperti kamper.

Adas biasanya digunakan untuk obat ataupun bumbu masakan. Bagian adas yang dimanfaatkan berupa buah dan minyak yang diperoleh dari hasil penyulingan tanaman adas.

 

Budidaya Adas

Menurut salah satu dosen Budidaya Pertanian Universitas Brawijaya cara budidaya adas tidaklah sulit “biji adas hanya ditebar” ujarnya. Darsono merupakan salah satu petani di desa Sumber Berantas kota Batu yang sempat menanam adas untuk diambil minyaknya. Sekitar bulan Agustus 2005 Darsono menanam adas yang merupakan program yang disarankan oleh salah satu perusahaan. Budidaya tanaman adas tidaklah sulit “budidaya adas sama halnya seperti menanam kubis” ujarnya. Sedangkan untuk perawatan adas hanya diberi pupuk dan disiangi saja. Darsono tidak menggunakan pestisida “kan itu untuk obat jadi hanya diberi pupuk” tambahnya. untuk lamanya penanaman adalah satu tahun.

 

Penyulingan Minyak Adas

Untuk memperoleh minyak adas dilakukan penyulingan dengan cara melayukan tanaman adas yang baru dipanen, ”pelayuan tanaman dilakukan selama 3 jam, itu jika cuaca cerah” ungkap Darsono. Setelah tanaman adas layu baru dimasukan kedalam tempat penyulingan. ”Proses penyulingannya sama seperti menyuling cengkeh, yang membedakan hanyalah bahan yang digunakan untuk tempat penyulingan adas terbuat dari stainless” terangnya. Alat yang digunakan untuk menyuling adas berupa kompor gas dan tempat penyulingan.

Sedangkan menurut Widya Dwi Rukmi Putri. STP, MP salah satu dosen di Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknik Pertanian Universitas Brawijaya cara penyulingan adas ataupun tanaman atsiri lainnya hampir sama yang membedakan hanyalah jenis tanamannya. Salah satu cara penyulingan adalah dengan pelarut. Ada dua macam penyulingan dengan pelarut yaitu polar dan non polar. Pelarut polar biasanya dengan menguntuk non polar menggunakan pelarut alkohol dan benzen. “Tapi untuk yang non polar biayanya mahal” ujarnya menambahkan.

Dalam proses penyulingan bisa menggunakan air atau bahan lain “tapi yang terbaik adalah dengan pelarut” ujar Widya. Proses penyulingan sebaiknya tertutup agar ekstraksinya lebih baik. Untuk penyulingan dengan menggunakan air ada perlakuan suhu. Sedangkan untuk kerusakan hasil penyulingan lebih besar karena mengalami hidrolisa. Selain dengan menggunakan alat penyulingan yang biasa digunakan, penyulingan tanaman adas dan tanaman atsiri lainnya bisa menggunakan vakum dengan tekanan rendah.

Setelah tanaman adas dipanen dan dipotong-potong agar menjadi kecil kemudian dicampur dengan pelarut dan dilakukan penyulingan. Cara kerja alat penyulingan adalah dengan pemanasan yang dialirkan ke alat penyulingan. Uap yang dihasilkan kemudian ditampung di penampung kondensat untuk dipisahkan antara minyak adas dengan pelarutnya menggunakan vakum evaporator.

Untuk mendapatkan minyak adas murni dilakukan ekstraksi dengan cara pemisahan minyak dengan pelarut. Setelah mendapatkan minyak adas barulah dilakukan pemurnian dan di dapatlah minyak adas murni.

 

Sifat Kimia Adas

Sifat kimia yang terkandung dalam tanaman adas berupa minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1 – 6%, 50 – 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Aroma khas yang dikeluarkan oleh tanaman adas berasal dari anetol yang dikandung tanaman ini. Akar tanaman adas mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin). Buah masak mengandung bau aromatik, rasa sedikit manis, pedas, hangat. Daun berbau aromatik. Minyak adas (fennel oil) yang dihasilkan tanaman adas berasal dari buah yang disuling.

 

Pemanfaatan Adas

Tanaman adas biasanya digunakan unruk mengobati sakit perut (mulas), perut kembung, mual, muntah, ASI sedikit, Diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk, sesak napas, nyeri haid, haid tidak teratur, rematik, susah tidur (insomnia), buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis), batu empedu, pembengkakan saluran sperma (epididimis), penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis), keracunan tumbuhan obat atau jamur, meningkatkan penglihatan.

Menurut Darsono dirinya pernah memanfaatkan minyak adas untuk mengobati batuk ”ya minyaknya diminum langsung, tapi takarannya sedikit saja, kira-kira setengah sendok teh” ujarnya. Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang nafsu makan.

Cara pemakaian adas untuk mengobati batuk ialah dengan menyiapkan serbuk buah adas sebanyak 5 gr diseduh dengan 1/2 cangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, lalu tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai rata, lalu minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh. atau bisa juga dengan cara siapkan daun saga 1/4 genggam, bunga kembang sepatu 2 kuntum, daun poko 1/5 genggam, bunga tembelekan 10 kuntum, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, rimpang jahe 1 jari, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum. Lakukan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

 

Cara Menyuling minyak Adas:

-Pengecilan ukuran

-Ekstraksi (dicampur dengan pelarut)

-Penyulingan

-Pemurnian minyak adas

-Ekstraksi

-Ekstraksi minyak adas (masih bercampur pelarut)

-Pemisah pelarut

-Ekstrak minyak adas kasar

-Pemurnian

-Minyak adas murni

 

Dedeh

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan dan Asia. Bisa dijadikan tanaman obat maupun tanaman bumbu. Banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa dan Jepang. Minyak adas berkasiat untuk obat.